-->

Paroki Santo Mikael Kranji, Bekasi

2
...

Kamis, 30 Mei 2019

Laporan Pertanggung Jawaban


Laporan Pertanggung Jawaban Rekoleksi

1. Rincian Biaya
Catatan :
  • Donatur belum termasuk dari sumbangan kopi, makanan ringan, spanduk, doorpize, dan bantuan promotor warga (sebelum pendaftaran berakhir).
  • Peserta atau keluarga yang sudah membayar tapi tidak jadi mengikuti rekoleksi, uang pendaftaran dimasukkan sebagai donasi sesuai dengan permintaan dan sepengetahuan yang bersangkutan.
2. Daftar Peserta Yang Hadir (Dewasa, SD, dan Dibawah SD)
No
Nama Keluarga
Jumlah
1
Bpk Adi (Adi, Hesti,Ibu Mertua, Meysia, bayi)
5
2
Bpk Alex D (Alex, Yuli, Vero, Dion)
4
3
Bpk Anjar (Anjar)
1
4
Bpk Bambang (Bambang, Ibu, Niko, Johan)
4
5
Bpk Bernard (Bernard, Peni, Gaby, Nathan)
4
6
Bpk Bowo (Bowo, Ita, Mahesa)
3
7
Bpk Dalles (Dalles, Ibu Rusti)
2
8
Bpk Gleen (Gleen, Hesty, Tian)
3
9
Bpk Hendric (Hendric)
1
10
Bpk Herman (Herman, istri, Icha)
3
11
Bpk Petrus (Petrus, Joice)
2
12
Bpk Priyo (Priyo,Vera, Echa, Sofia, bayi)
5
13
Bpk Rio (Rio, Tesa, Ibu Mertua, Abel, Nael)
5
14
Bpk Sembiring (Suria, Friska, Opung, Ochi, bayi)
5
15
Bpk Sulis (Sulis)
1
16
Bpk Sutino (Sutino, Tati, Jesica, Felicia)
4
17
Bpk Waluyo (Waluyo, Patmi, Intan)
3
18
Bpk Wielliam (Wielliam)
1
19
Bpk Yongki (Aldo)
1
20
Devi (Devi)
1
21
Ibu Agnes (Agnes)
1
22
Ibu Angel (Angel, Oma, Sela)
3
23
Ibu Budyati (Budiyati, Kintan)
2
24
Ibu Erlina (Erlina)
1
25
Ibu Karmadji (bu Karmadji)
1
26
Ibu Manullang (Bu Manullang, Beth)
2
27
Ibu Monica (bu Monica)
1
28
Ibu Risna (Risna, Ajeng)
2
29
Ibu Rudyarto (Ibu Rudyarto, Moko, Mety)
3
30
Ibu Sani (Bu Sani)
1
31
Ibu Winda (Winda, Chaterine)
2
32
Ibu Yulinar (Yulinar, Marcel)
2
TOTAL
79

3. Permintaan Maaf
Matius 6:14-15.
Karena jikalau kamu mengampuni orang lain ketika mereka berdosa terhadap Anda, Bapamu yg di sorga akan mengampuni kamu juga. Tapi jika Anda tidak mengampuni kesalahan org lain, Bapamu tidak akan mengampuni dosa-dosa anda.

Sungguh, tidak pernah ada terbesit dipikiran kami sekalipun untuk melukai bapak ibu. Dan jikalaupun itu terjadi, mungkin itu adalah rencana Tuhan untuk menyadarkan sikap dan perilaku kita, dan juga untuk mempererat tali persaudaraan kita.


Mewakili panitia, saya memohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya bilamana kami tidak mampu melayani bapak ibu dgn baik mulai dari awal pemdaftaran hingga selesai acara rekoleksi tersebut. 

4. Terima Kasih


Ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada: 
- Para sesepuh lingk yg telah memberikan arahan dan nasihat.
- Partisipasi bapak, ibu, rekan omk, dan anak2ku sekalian yg telah meramaikan acara ini.
- Para donatur uang secara langsung.
- Para warga yang tidak ingin disebutkan namanya, yang telah membantu untuk;
       - Donasi promotor warga
       - Donasi ke acara
- Seluruh warga yg telah mengahbiskan waktu, pikiran, dan tenaga sehingga membuat acara ini berjalan.


- Para bapak ibu yg telah mendonasikan barangnya untuk doorprise yg berjumlah 56

5. Penutup
Semoga rekoleksi ini memberikan pengalaman berharga bagi kita dan dapat meningkatkan ikatan saudara kita sebagai warga lingk st vincentius 4 yg beragam.

Tentunya jika kita masih diberikan umur panjang, semoga kita dapat bertemu di acara rekoleksi selanjutnya. 

Amin.

PUISI 1000 KATA UNTUKMU (Klik link)

With Love,
RS

Kabar Dari Rekoleksi Keluarga


REKOLEKSI KELUARGA VINCENTIUS 4
WARGA BERHIKMAT, LINGKUNGAN BERMARTABAT


Sudah lama rasanya umat lingkungan St. Vincentius 4 belum mengadakan rekoleksi, terakhir 4 tahun yang lalu. Tetapi tgl 11-12 Mei 2019 tercapailah keinginan warga umat Vincentius 4 mengadakan rekoleksi, tidak tanggung-tanggung jumlahnya umat yang ikut termasuk anak-anak adalah yang paling banyak selama ini, yaitu 80 jiwa. Ini menunjukkan begitu besar antusias warga untuk mengikuti rekoleksi. Tema yang diambil pada rekoleksi kali ini adalah REKOLEKSI KELUARGA VINCENTIUS 4, WARGA BERHIKMAT, LINKUNGAN BERMARTABAT. Semangat yang ingin dibawa didalam rekoleksi ini adalah kebersamaan dan guyub didalam keberagaman suku, karakter, sosial ekonomi, dan budaya.

Sabtu pagi yang cerah tgl 11 Mei 2019 pukul 06.45, terlihat umat Vincentius 4 mulai berdatangan menuju bis yang diparkir di SPBU Pertamina Bintara Raya dan beberapa mobil pribadi yang di parkir di seberang Bintara Residence. Pukul 07.15 kami mulai berangkat dengan diiringi oleh doa yang dibawakan oleh bpk Rio Satriyo sebagai Ketua Lingkungan St. Vincentius 4. Di perjalanan kami merasakan kegembiraan dan harapan yang tinggi atas Rekoleksi ini dan kami tiba di Fourty Six Valley, Jl Raya Puncak, Cisarua pukul 09.15.

Sambil berisirahat sejenak dan menempati kamar masing-masing kami menikmati pemandangan di area villa tersebut. Setelah mempersiapkan segala sesuatunya kami makan siang dan memulai acara yang telah disiapkan. Ada permainan dan games untuk anak-anak dan OMK, untuk orang dewasa ada beberapa permainan yang sangat berguna untuk kebersamaan umat di lingkungan, agar lebih saling berkomunikasi antar mereka, tertawa riang gembira terlihat dari suara dan canda mereka. Tampak ada wajah-wajah baru yang ikut rekoleksi ini, diharapkan mereka akan lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan, wilayah ataupun paroki. Sore hari kami mulai membersihkan diri, kemudian makan malam dan untuk mempersiapkan acara selanjutnya yaitu doa Rosario dan dilanjutkan dengan warnasari.

Topik warnasari yang dibawakan antara lain Program Kerja WK Ranting VIncentius oleh Ibu Manullang, Proker Sie Sosial Lingkungan dan Program Paroki PSE oleh Pak Priyo dan Pak Anjar, Program ASAK yang dibawakan oleh ketua Seksi ASAK Paroki Kranji bapak Y. Sulistyadi dibantu oleh bapak Wi elliam, Kursus Pastoral Keluarga oleh pasutri Rio & Thesa, dan kemudian ditutup dengan renungan dan doa malam oleh bapak Wielliam. Warnasari berjalan interaktif karena banyak pertanyaan yang disampaikan oleh umat dan banyak pula umat yang baru mengetahui detail dari program tersebut.

OMK juga tidak mau ketinggalan, di waktu yang sama mereka memiliki sesi sendiri yang dibawakan oleh Ibu Ita (koordinator OMK Lingkungan), Bapak Petrus dan Bapak Moko yang dianggap sebagai senior OMK linkungan. Suasana gembira dan penuh keakraban antara muda-mudi terlihat sekali dalam sesi tersebut.

Hari minggu pagi, umat sudah siap dengan kegiatan pagi yaitu olahraga senam yang dipandu oleh ibu Windha, dan juga BEP oleh Bapak Wielliem. Ada juga olahraga lain seperti berenang dan juga belajar bilyard. Sebagian umat juga ada yang mempersiapkan misa pagi yang dipimpin oleh Pastor Frans SVD yang berasal dari Tugu Wacana SVD.

Dalam kotbahnya mengenai “Panggilan”, pastor berharap anak-anak bisa menjadi suster dan pastor, perlu dikenalkan sejak kecil mengenai kehidupan pastor, kunjungan ke sekolah pastor agar anak-anak juga memiliki cita-cita sebagai pastor dan suster, tidak hanya sebagai dokter, guru, pilot, akuntan dll. Setelah misa kami berbincang-bincang banyak tentang pelayanan kepada warga. Pastor Frans SVD sangat mengapresiasi para pengurus Vincentius 4 yang masih muda-muda tapi memiliki antusias yang tinggi terhadap pelayanan kepada warga dan Gereja. Tak lupa kami befoto bersama dan acara dilanjutkan dengan ramah tamah. Di akhir pertemuan, umat juga menyumbang donasi untuk rumah Retret SVD yang akhir April lalu tertimpa banjir. Pastor Frans SVD mengucapkan terima kasih atas bantuannya dan ini sangat bermanfaat bagi pembangunan rumah retret SVD.

Setelah ramah tamah, kami mempesiapkan diri untuk pulang ke rumah masing-masing dengan semangat, harapan, dan keyakinan yang baru akan kebersamaan dan pelayanan. Pukul 15.00 kami sudah sampai di Bintara dengan selamat.

Semoga dengan pengalaman rekoleksi dan tema yang dibawa, warga Lingkungan Vincentius 4 menjadi pribadi dan keluarga yang semakin berhikmat. Dan ketika hikmat itu terwujud dalam hidup, dengan sendirinya martabat pribadi, keluarga, dan komunitas lingkungan akan terangkat.
Tuhan Memberkati.

H & R

Foto - Foto Peristiwa

Keberangkatan
Di Villa


Selasa, 02 April 2019

Pengumuman Rekoleksi Keluarga Lingkungan St. Vincentius 4


Rekoleksi merupakan salah satu program kerja yang telah disusun oleh para pengurus lingkungan untuk tahun 2019. Untuk menjawab keinginan warga lingkungan yang menginginkan suasana guyub dengan dibungkus piknik dan ibadat ini, maka para pengurus bekerja keras untuk mewujudkannya.

Rekoleksi lingkungan terakhir dilaksanakan sekitar 4 tahun yang lalu dengan memilih salah villa Collibah. Rasanya warga ingin sekali mengulang peristiwa tersebut pada kepengurusan yang baru saja dilantik Juni 2018 lalu ini.

Pada rekoleksi Lingkungan ini, para pengurus mengambil tema "Warga Berhikmat Lingkungan Bermartabat". Tema yang diambil ini mencoba mengambil gagasan KAJ dimana KAJ mencanangkan Tahun 2019 ini sebagai Tahun Berhikmat dengan tajuk, "Amalkan Pancasila: Kita Berhikmat, Bangsa Bermartabat". Diharapkan dengan tema tersebut, warga Lingkungan Vincentius mempunyai semangat dalam mewujudkan kerukunan dan guyub ditengah perbedaan baik itu suku, sifat, ras, golongan, dsb.

KAPAN?
Rekoleksi Keluarga Lingkungan St. Vincentius 4 ini akan dilaksanakan pada tanggal 11 - 12 Mei 2019.

DIMANA?
Rekoleksi ini akan dilaksanakan di Villa 46 yang berada di Jalan Raya Puncak Km 85 Cisuarua Bogor. Lokasi Villa tidak jauh dari Kebun Binatang Taman Safari. Hanya membutuhkan sekitar 5 menit untuk jalan kaki dari Villa ke Taman Safari.

FASILITAS VILLA SEPERTI APA?
Agaknya pengurus mencoba untuk mendengar apa yang menjadi permintaan warga. Warga menginginkan sebuah tempat yang sejuk, mampu menampung sekitar 50-70 orang, ada kolam renang, fasilitas olah raga, dan yang pasti dapat dijadikan berkumpul untuk memuliakan Tuhan.

Berikut fasilitas yang disediakan oleh Villa 46 ini:

Denah Villa:

ACARA



Rabu, 07 November 2018

Jadwal Advent November 2018 - Desember 2018


Keluarga Katolik yang terkasih, akhirnya kita kembali menyongsong masa Adven di tahun 2018 ini. Saya berharap Anda semua merasa bersemangat menyambutnya. Jangan lupa, ada banyak kegembiraan yang kami tawarkan kepada Anda sekeluarga. Ajaklah seluruh keluarga, baik anak-anak maupun lansia, untuk ikut terlibat dalam acara rekoleksi mingguan kita.

Tema tahun ini adalah KELUARGA BERBICARA. Kita ingin agar semangat berkomunikasi dalam keluarga kita semakin meningkat, bukan hanya bertemu setiap hari tanpa ada komunikasi sama sekali atau terlalu berbasa basi saja. Komunikasi itu bahkan mau kita kembangkan sampai ke tingkat di luar lingkungan keluarga kita, yaitu sampai pada siapapun yang kita jumpai yang mempunyai kehendak baik untuk membangun persaudaraan dan persahabatan lintas bhineka.

Berbicara dan mendengarkan merupakan Hal penting, maka kita perlu tahu dan sadar kapan kita harus berbicara dan kapan mendengarkan. Fungsi komunikasi seperti itu kita pelajari dari Allah Tritunggal, sehingga kita pun menjadi keluarga yang memelihara hidup rohani bersama. Perbedaan pendapat merupakan hal biasa dalam berbicara. Jangan melihat perbedaan sebagai penghalang, tetapi jadikanlah itu sebagai pemacu dialog dan alasan bersyukur karena dapat saling melengkapi. Menjelang Natal, sukacita harus kelihatan. Maka dalam Minggu keempat, kita diakal bersukacita bersama keluarga kita. Bukan hanya dengan keluarga sendiri, melainkan dengan sesama kita selingkungan, supaya perayaan Natal menjadi perayaan kita bersama.

Mari menjadikan buku pedoman Adven-Bulan Keluarga ini sebagai sarana membangun komunikasi, sosialisasi, dan persaudaraan tanpa memandang muka, ras, perbedaan, tetapi melihat semua ini dengan rasa Syukur bahwa kita diciptakan saling berbeda, saling memperkaya, dan melihat kebhinekaan sebagai suatu hadiah dari Tuhan untuk kita sekeluarga, selingkungan, bahkan se-Indonesia. Tuhan Yesus memberkati,

Rm. Alexander Erwin Santoso.MSF

Jadwal Ibadat Advent Lingkungan Santo Vincentius 4:
1) Sabtu, 24 Nov'18 Kel. Bp. Rudyarto
2) Sabtu, 01 Des'18 Kel. Bp. Wilujiono
3) Sabtu, 08 Des'18 Kel. Bp. PS. Sembiring
4) Minggu. 16 Des'18 Kel. Bp. Stefens Nangon

** undangan menyusul akan dibuat oleh bp.Hendrikus


Video Pengantar Bulan Keluarga 2018-by Rm. Erwin Santoso

Doa dan Restu Dalam Berpolitik

Redaksi: Bapak Hendricus

Sabtu sore 3 November 2018, udara sejuk mulai terasa di sekitar Bintara, diiringi hujan sesaat cukup membuat basah di sekitar pekarangan rumah Ibu Sukarmadji, warga lingkungan St. Vincentius 4. Beberapa saat kemudian beberapa umat wanita katolik (WK) mulai berdatangan untuk mengikuti arisan ibu-ibu WK yang rencananya dimulai pukul 17.30. Semakin lama semakin banyak umat yang berdatangan, maka dimulailah arisan WK pada pukul 18.00. Banyak yang mereka bicarakan selain arisan, mereka juga saling menyapa satu sama lain sehingga terasa akrab kebersamaannya, selain itu mereka juga membicarakan rencana kunjungan salah satu Caleg yang akan datang langsung ke rumah kediaman ibu Sukarmadji. Selain peserta arisan tersebut, mulailah berdatangan para pengurus dan sesepuh lingkungan St. Vincentius 4.

Adalah S. Reynold F. Tambunan SE seorang anggota DPRD komisi B kota Bekasi mengunjungi sebuah rumah di perkampungan Bintara yang padat penduduknya, masuk keluar melalui gang sempit, melewati Masjid, dan akhirnya sampailah di rumah yang sederhana tapi nyaman bagi umat yang hadir. Walaupun berkendara motor yang dinahkodai oleh pak Rio, ketua lingkungan St. Vincentius 4, terlihat mereka menikmati perjalanan tersebut.

Dalam sambutannya anggota DPRD tersebut memohon doa restu untuk maju pada periode berikutnya dan juga menjelaskan bahwa saat ini belau di komisi B yaitu badan anggaran (Banggar) serta menceritakan rencana pihak propinsi Jawa Barat dalam pembangunan sekolah, perumahan, mal, rumah sakit dll di sekitar kali Cakung yang membentang dari Kali Malang melewati Duta Kranji menuju ke Harapan Baru. Ada banyak kendala yang dihadapi karena bila itu terjadi maka mungkin perumahan di sekitar kita akan banyak air yang mengaliri kali cakung (banjir), oleh karena itu pengelola/pengembang harus mematuhi persyaratan untuk pembangunan diantaranya pembuatan danau untuk penyerapan air bagi warga Bintara.

Setelah bertukar pikiran dengan para warga yang dalam hal ini umat di lingkungan St. Vincentius 4, tibalah saatnya untuk berpisah karena ada rencana lain yang menanti. Secara umum umat mendoakan dan merestui bila kader umat Katolik ingin berpolitik asalkan kepentingan umat Katolik juga harus dibawa dan didukung. Sehingga walaupun kita umat minoritas tapi dapat berperan aktif dan menyuarakan pemikiran Katolik dalam memajukan kesejahteran masyarakat. Oleh karena itu bagi umat Katolik, marilah kita mengikuti proses politik yang ada dan menghadiri pemilihan presiden (pilpres) yang akan diadakan pada 17 April 2019, suara anda sangat berarti bagi kepentingan bangsa dan negara.