Redaksi: Bapak Hendricus
Sabtu sore 3 November 2018, udara sejuk mulai terasa di sekitar Bintara, diiringi hujan sesaat cukup membuat basah di sekitar pekarangan rumah Ibu Sukarmadji, warga lingkungan St. Vincentius 4. Beberapa saat kemudian beberapa umat wanita katolik (WK) mulai berdatangan untuk mengikuti arisan ibu-ibu WK yang rencananya dimulai pukul 17.30. Semakin lama semakin banyak umat yang berdatangan, maka dimulailah arisan WK pada pukul 18.00. Banyak yang mereka bicarakan selain arisan, mereka juga saling menyapa satu sama lain sehingga terasa akrab kebersamaannya, selain itu mereka juga membicarakan rencana kunjungan salah satu Caleg yang akan datang langsung ke rumah kediaman ibu Sukarmadji. Selain peserta arisan tersebut, mulailah berdatangan para pengurus dan sesepuh lingkungan St. Vincentius 4.
Adalah S. Reynold F. Tambunan SE seorang anggota DPRD komisi B kota Bekasi mengunjungi sebuah rumah di perkampungan Bintara yang padat penduduknya, masuk keluar melalui gang sempit, melewati Masjid, dan akhirnya sampailah di rumah yang sederhana tapi nyaman bagi umat yang hadir. Walaupun berkendara motor yang dinahkodai oleh pak Rio, ketua lingkungan St. Vincentius 4, terlihat mereka menikmati perjalanan tersebut.
Dalam sambutannya anggota DPRD tersebut memohon doa restu untuk maju pada periode berikutnya dan juga menjelaskan bahwa saat ini belau di komisi B yaitu badan anggaran (Banggar) serta menceritakan rencana pihak propinsi Jawa Barat dalam pembangunan sekolah, perumahan, mal, rumah sakit dll di sekitar kali Cakung yang membentang dari Kali Malang melewati Duta Kranji menuju ke Harapan Baru. Ada banyak kendala yang dihadapi karena bila itu terjadi maka mungkin perumahan di sekitar kita akan banyak air yang mengaliri kali cakung (banjir), oleh karena itu pengelola/pengembang harus mematuhi persyaratan untuk pembangunan diantaranya pembuatan danau untuk penyerapan air bagi warga Bintara.
Setelah bertukar pikiran dengan para warga yang dalam hal ini umat di lingkungan St. Vincentius 4, tibalah saatnya untuk berpisah karena ada rencana lain yang menanti. Secara umum umat mendoakan dan merestui bila kader umat Katolik ingin berpolitik asalkan kepentingan umat Katolik juga harus dibawa dan didukung. Sehingga walaupun kita umat minoritas tapi dapat berperan aktif dan menyuarakan pemikiran Katolik dalam memajukan kesejahteran masyarakat. Oleh karena itu bagi umat Katolik, marilah kita mengikuti proses politik yang ada dan menghadiri pemilihan presiden (pilpres) yang akan diadakan pada 17 April 2019, suara anda sangat berarti bagi kepentingan bangsa dan negara.
Sabtu sore 3 November 2018, udara sejuk mulai terasa di sekitar Bintara, diiringi hujan sesaat cukup membuat basah di sekitar pekarangan rumah Ibu Sukarmadji, warga lingkungan St. Vincentius 4. Beberapa saat kemudian beberapa umat wanita katolik (WK) mulai berdatangan untuk mengikuti arisan ibu-ibu WK yang rencananya dimulai pukul 17.30. Semakin lama semakin banyak umat yang berdatangan, maka dimulailah arisan WK pada pukul 18.00. Banyak yang mereka bicarakan selain arisan, mereka juga saling menyapa satu sama lain sehingga terasa akrab kebersamaannya, selain itu mereka juga membicarakan rencana kunjungan salah satu Caleg yang akan datang langsung ke rumah kediaman ibu Sukarmadji. Selain peserta arisan tersebut, mulailah berdatangan para pengurus dan sesepuh lingkungan St. Vincentius 4.
Adalah S. Reynold F. Tambunan SE seorang anggota DPRD komisi B kota Bekasi mengunjungi sebuah rumah di perkampungan Bintara yang padat penduduknya, masuk keluar melalui gang sempit, melewati Masjid, dan akhirnya sampailah di rumah yang sederhana tapi nyaman bagi umat yang hadir. Walaupun berkendara motor yang dinahkodai oleh pak Rio, ketua lingkungan St. Vincentius 4, terlihat mereka menikmati perjalanan tersebut.
Dalam sambutannya anggota DPRD tersebut memohon doa restu untuk maju pada periode berikutnya dan juga menjelaskan bahwa saat ini belau di komisi B yaitu badan anggaran (Banggar) serta menceritakan rencana pihak propinsi Jawa Barat dalam pembangunan sekolah, perumahan, mal, rumah sakit dll di sekitar kali Cakung yang membentang dari Kali Malang melewati Duta Kranji menuju ke Harapan Baru. Ada banyak kendala yang dihadapi karena bila itu terjadi maka mungkin perumahan di sekitar kita akan banyak air yang mengaliri kali cakung (banjir), oleh karena itu pengelola/pengembang harus mematuhi persyaratan untuk pembangunan diantaranya pembuatan danau untuk penyerapan air bagi warga Bintara.
Setelah bertukar pikiran dengan para warga yang dalam hal ini umat di lingkungan St. Vincentius 4, tibalah saatnya untuk berpisah karena ada rencana lain yang menanti. Secara umum umat mendoakan dan merestui bila kader umat Katolik ingin berpolitik asalkan kepentingan umat Katolik juga harus dibawa dan didukung. Sehingga walaupun kita umat minoritas tapi dapat berperan aktif dan menyuarakan pemikiran Katolik dalam memajukan kesejahteran masyarakat. Oleh karena itu bagi umat Katolik, marilah kita mengikuti proses politik yang ada dan menghadiri pemilihan presiden (pilpres) yang akan diadakan pada 17 April 2019, suara anda sangat berarti bagi kepentingan bangsa dan negara.




0 komentar:
Posting Komentar